Mar
13

Here I am

Filed Under (Kisahku) by hennym on 13-03-2008

Perhatian buat Mbak Openg & Depong, jangan menjerit ya waktu kau baca kalimat pertamanya…… Kangen boleh, tapi jaim dikit donk, huehehehehehe.

Kisah panjang selama beberapa bulan ini. Ribet kalo diceritain semua. Singkat aja deh, my story writen in my favorite color:


Endlich,
I’m back to Germany, after 2 1/2months waited for visa, then another half month looked for available flight, and some surprises on my last day in Indonesia.


Harusnya pesawat berangkat jam 16.15.
Sesaat sebelum meluncur dari
rumah, kring..kring…kring…. HP ku berbunyi….. Karena kabut tebal di Abu Dhabi, flight ku ditunda jadi jam 23.00 baru bisa check in jam 19.00.

Sesaat aku & papaku sibuk menghubungi pihak terkait: kakakku yang bakal
nyetir ke Jkt & orang-orang yang mau ketemu di bandara.

Temanku menghibur, tertunda beberapa jam apalah artinya ketibang pernantianku yg lebih panjang. OK, ga masalah. Mobil masuk garasi lagi, kami bisa istirahat dulu.

Beberapa jam kemudian, lagi asik santai2, telp dering lagi: Bu, flight ibu
dipindah lagi, ditransfer ke SQ jam 20.05, check in jam 17.00.

Weleh….., ayo pasukan….. siap berangkat! Asik juga, naik SQ. Tapi…., apa
masih bisa dapet 30Kg buat luggage?!

Sampe di airport, aku mengurus surat keterangan transfer ke SQ. Ada rumor ga bisa 30 kg, hiks…. Kerja keras ngepak barang bakal sia-sia neh.

Si Mas2 yang mendampingi aku baik juga, dia temanin aku ke counter SQ, tungguin ampe everything was OK. Orangnya ramah lagi….. Si mas yg di counter jg ramah, dengan anggukan & sebuah senyuman ramah dia jawab pertanyaanku ini: “Saya bisa bawa 30 Kg bagasi ga???” Huraaaaaaa

Dalam pesawat Jkt-Sing, 1 pramugara yg melayani bagianku jg ramah & baik sekali. Begitu pula dalam perjalanan Sing-Frankfurt. Ketika aku mencari tempat duduk, dia menawarkan bantuan tuk mengantarku ke tempat duduk & menyimpan semua tasku. Mungkin dia pikir, „Nih orang pasti ga sampe deh taro barang ke atas. Dari pada jok kotor karena nih orang naik2 dengan sepatu, mendingan dari awal aku bantuin aja……“ Ya, soalnya depan belakangku tuh bule semua, mereka kan ga perlu bantuan tuk taro tas2 mereka, hehehehe.

Tapi aku sempat terkejut juga waktu si pramugara ngajak ngobrol selama mengantri nunggu orang2 taro barang: „Mau ke Frankfurt tuk berlibur apa kerja??

Wah….., jarang-jarang nih aku dianggap cukup usia tuk jadi pekerja, hahahaha. Biasanya ditanya: sekolah dimana dek?

Meski berangkat lebih lambat dari yang di jadwalkan ditambah sempat delay jg di Sing karena muatan di bagasi banyak, tp aku tiba di Frankfurt ga jauh beda dengan yang  dijadwalkan kalau aku ikut penerbangan yang jam 16.00 sebelumnya. Great!

Di Frankfurt, pesawat sudah berhenti, tp sang pilot minta penumpang bersabar
karena security airport tidak mau membukakan pintu. Weks……, apaan lagi nih!?!

Setelah pintu dibuka, kami berjalan turun dengan tertib. Semua crew melempar senyum ramah pada penumpang yang turun. Begitu lepas dari pesawat, jreng…jreng…jreng…., sederet Polizei alias polisi berbaris dengan wajah papan. Selamat datang di negeri bermuka papan!!!!!

Sempat bertanya di informasi, menanyakan arah ke platform tempat keretaku, dijawab dengan asal & muka datar, kesana trus belok kanan. Ehem….., bye bye senyuman ramah………

Emang, meski tanpa diminta orang-orang sini akan dengan senang hati membantuku mengangkat koper yg berat itu, tp untuk senyum kayaknya kok lebih berat dibanding seluruh barang bawaanku.

Tapi akhirnya, di Koeln HBf aku ketemu juga sama satu orang cowok yang dengan senang hati membantu mengangkat koperku, juga mau senyum ramah
denganku, ditambah dia sangat ramah karena mengajakku ngobrol sepanjang jalan.
Bahkan dia dengan baik hati membawakan koperku sampe ke rumah. Guess who……

OK, barang dah ditaro, aku langsung berangkat ke kampus tuk mengurus adm. Hore…..Studierendenausweis-ku (Student Identity Card) bisa di validasi (setelah satu minggu sebelumnya aku dapat kabar, bakal exmatrikuliert alias DO dari sekolah karena telat menghadap pihak berwenang).

Wah, Studierendenausweis-ku yang baru gaya juga, pake foto. Jadi ga usah bawa-bawa ID card lain yg berfoto dunk.



2 Comments Already, Leave Yours Too

Ophi on 13 March, 2008 at 11:39 am #
    

Huahahhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Huahahahahahahahahaaaaaaaaaaa

Oh girl glad to have you back..


Endah oeliel on 21 March, 2008 at 2:57 am #
    

Huahahaaaaahhaaaaa….
seru banget ceritanya.
Untung… selamat sampai tujuan :) bertemu dengan kekasih hati ;)


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments:
  • Pages

  • Archives