Sep
30
Filed Under (Kisahku, Sekedar Basa Basi) by hennym on 30-09-2005

Aku blm sempat beresin cerita lanjutan “Lama Menghilang……”

Ok, ntar kalo udah beres, aku kirim deh. Duah……

Buat Bumachan : Tuh, gw dah update Blogs, hehehe

Sep
30
Filed Under (Uncategorized) by hennym on 30-09-2005

Menjelang jam tujuh pagi…..

Köln masih gelap sepi tak banyak orang lalu lalang

Angin dingin menyerang,

Dua orang setengah berlari

Mengejar kereta kota

Sejenak dia peluk aku erat

Aku hanya bisa ucapkan “Goodluck ya……”,

Kereta bergerak menjauh

Ia pun hilang dari pandangan,

Seharian hatiku sendu

Seperti langit Köln yg mendung & malu-malu

Matahari enggan nampakkan dirinya

Begitu juga mataku

Bersinar ia tak mau, menetes pun ragu-ragu

Hm…., hati ku sedang sendu………….

Blue kali ini bukan krn aku suka warna biru…..

Kalo kubilang aku sedih krn Ron pergi ke negeri F4 buat tugas lab selama sebulan. Pasti orang berkomentar: “Apa??? Sebulan?? Cie Hen sedih?? GA MUNGKIN…….” Tapi kenyataannya gitu, aku jg bingung. Dipikir2, dulu dia sempat pergi ke negeri kompeni selama 2 tahun. Baru nikah, dia pergi ke Deutschland (weh…. buka rahasia dapur neh… Tp rata2 udah pd tahu kok ;)). Kontan aja 1 tahun ga ketemu suami. Hm…… Sekarang ini cuma sebulan, bener2 bikin hati sendu biru kelabu kayak labu (lho??? mulai ngaco).

Kehilangan teman dekat, berpisah kota dg org2 yg dekat, sempat bikin sedih tp ga sampe memble.

Sebenarnya udah tahu dia bakal pergi kesono. Kaget jg krn rencana semula cuma 2 minggu. Tapi dg PD aku menghibur hati, kan msh ada les…..Pasti jg ntar sibuk ndiri. Ternyata saudara-saudara sekalian………..(maap kebiasaan jd MC), semua les diliburkan selama 2 minggu! Toeng…..toeng….. Banting setir ganti jadwal.

Hampir seminggu ini ron sibuk bikin bahan2 sampel tuk dibawa kesono. Paling cepat pulang rumah jam 21.00, seringnya 22.30, bbrp kali 00.00-01.00. Makan siang ga sempat pulang, aku bungkus makan bareng di kampus (uhui….. sok romantis). Kadang makan malam jg dikampus. Hampir tiap malam aku tunggu dia di lab sambil cari info, bikin PR, baca buku, kadang jd asisten ron (ngengkol alat buat geser material/sampel dari chamber 1 ke chamber lain), kadang dengerin dia cerita krn bingung, kenapa sampelnya gini kenapa gitu (aku denger sambil 1/2 bingung 1/2 ga ngerti, hehehe). Sekali-sekali ngobrol sama temen labnya ron, pengen tahu jg, spt apa sih org2 lab disitu………

Sekarang???? Kosong……. Teman2 ron pun pergi, sebagian ke Perancis, sebagian ke Negeri F4. Pertama kali sendirian di Köln.

OK, CUKUP! Boleh sedih tp sampe malam ini aja. Ga boleh terus2an mengasihani diri, meratap & membuang wkt percuma. Masih banyak hal yg harus diselesaikan. Rumah masih berantakan. Buku-buku sudah berbaris menanti dibaca. Banyak “ajaran” yg harus kuulang & kurenungkan. Ribuan org menanti uluran kasih & pertolongan. Aku ga boleh hanya berpangku tangan.

Have a nice weekend……. Schönes Wochenende……….

Aku berlindung pada Buddha

Aku berlindung pada Dharma

Aku berlindung pada Sangha

Apakah arti bait diatas bagi Anda? Apa yang Anda rasakan pada saat sebelum, sedang dan setelah melafalkan bait ini? Apakah Anda benar-benar memahami arti Berlindung?

Jika YA, sudahkah Anda mengetahui makna setiap baitnya? Berapa kali Anda melafalkannya setiap hari? Apa saja tolak ukur berlindung yang baik? Jika TIDAK, apakah Anda pantas disebut Buddhis?

Pertanyaan di atas sebenarnya adalah pertanyaan paling mendasar untuk setiap umat akan keyakinan dan pemahaman terhadap agamanya. Alangkah ironisnya jika di dalam melafalkan bait di atas, kita tidak memiliki perasaan apapun atau kita tidak mengetahui cara berlindung yang benar. Jika begitu berarti ada masalah dengan konsep berlindung kita.

Sedangkan konsep berlindung merupakan gerbang bagi kita menuju pencerahan. Karena itu sangatlah penting memiliki konsep yang benar akan Berlindung: Gerbang Menuju Jalan Pencerahan yang merupakan topik sentral dari Pekan Penghayatan Dharma (Retreat) Internasional 2005 kali ini (dihadiri oleh peserta dari Indonesia, Belanda, Perancis, Malaysia, Singapura dan Negara-negara lainnya).

Mengapa Pekan Penghayatan Dharma (Retreat)? Selama ini kita telah terbiasa dengan sebuah sistem Dharma Class atau PPD yang sebenarnya memiliki topik yang berbeda-beda dan pembicara yang berbeda pula. Karena terbatasnya waktu untuk menjelaskan dan sesi Tanya jawab yang tidak pernah tuntas, Anda jarang mendapatkan pemahaman lengkap akan konsep-konsep Buddhis. Pernahkah terpikir oleh Anda untuk mengikuti sebuah kegiatan penghayatan yang fokus, intensif dan khidmat sehingga Anda tidak membuang waktu sia-sia? Jawabannya ada di sini.

Pekan Penghayatan Dharma (Retreat) Buddhis :

24 - 31 Desember 2005

Topik : Berlindung: Gerbang Menuju Jalan Pencerahan

Pembicara : Yang Mulia Lama Dagpo Rinpoche Jhampel Jhampa Gyatso

Wisma Aloysius Gambung - Ciwidey Bandung, Jawa Barat

KUNJUNGI  http://www.kadamchoeling.or.id/ untuk mengakses informasi lebih detil tentang pembicara, panitia, skema biaya, prosedur pembayaran, dan informasi lainnya. Perlu kami sampaikan bahwa jika ada peserta yang ingin ikut serta namun terhambat masalah finansial, mohon menghubungi panitia. kami akan membuka pintu sebesar-besarnya bagi mereka yang ingin mendengarkan dharma.

PANITIA Dan PEMBICARA JUGA TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN SEPESER PUN DARI KEGIATAN INI. JIKA TERJADI SURPLUS MAKA AKAN DIGUNAKAN UNTUK RETREAT TAHUN DEPAN.

DEADLINE PENDAFTARAN GELOMBANG KE-2: 28 Oktober 2005

DEADLINE PEMBAYARAN : 15 November 2005

Kami ingin kembali mengingatkan kepada teman-teman se-Dharma bahwa retret ini adalah kesempatan yang sangat langka dan sekarang pilihan itu ada pada Anda. Anda dapat bertemu dengan seorang Guru yang kompeten untuk mengajarkan Dharma dan berdiskusi langsung dengan teman-teman se-Dharma dalam kesejukan dan keindahan alam Gambung. Karena itu, kami ingin membagi pengalaman ini dengan Anda. Kehadiran Anda dalam momen yang sangat berharga ini akan mengubah seluruh hidup Anda.

Semoga kita semua dapat bertemu dan memetik manfaat sebesar-besarnya dari Retret Buddhis (Pekan Penghayatan Dharma) Internasional 2005 ini.

Contact person : Fery : +62 856 885 3080 E-mail : daftarpanretbud@yahoo.com &nb sp; Website : www.kadamchoeling.or.id

Sep
06
Filed Under (Kisahku) by hennym on 06-09-2005

Yup, udah lama menghilang dari peredaran. Sementara org2 pergi berlibur, aku pergi jg, cuma bukan berlibur ;)
Sempat pergi mengunjungi teman2 Ronny di Groningen. Nginap di rumah Poppy, temen Ron. Kebetulan dia ultah & ada acara makan2. Ya, sekalian ngumpul2 & ada 1 org teman seperjuangan yg udah balik Indo skg balik lagi ke Gro tuk lanjut study. Well…., suasana yg sgt berbeda dibanding di Köln. Santai, asik, hangat, org2 yg sebaya, gelo2 jg orgnya, dll. Ronny sempat tanya: ” Mau pindah sini?” Aku cuma senyum, ga jwb. (boleh dong sekali2 ngikutin gaya Ron……)

Meski tuan rm yg punya hajat, tp para tamu jg ga mau ketinggalan tuk ikut partisipasi. Ada yg bikin puding, mie goreng, kue kelepon, sambel terasi, sayur asem, bakwan jagung. Hampir semua makanan dibikin lgs di rumah bu Pop (maap ya, ikutan Ron manggil bu Pop), tuan rm cuma sediain bahan2nya, kecuali bakwan jagung & puding yg udah siap makan dibawa oleh para pria. Para koki umumnya jg laki2, he3x, aku sih cuma bantuin ngegulung kelepon…. da masakanku mah tak enak.

Sehari sebelumnya, sempat mampir di Purmerend (deket Amsterdam) & nginap di Ko Ali - Cie Lan (org Sby yg udah menetap disono). Trus…., kami sempat liat tempat anaknya yg skg jadi center buat belajar Buddhis & kebaktian bersama. Nice place….

Perjalanan kali ini, ga memburu tempat2 wisata untuk dikunjungi krn Ams msh blm byk berubah. Hm…, kecuali Rejk Museum, skg lg ditutup tuk renovasi ampe tahun…(brp ya, lupa). Untung dulu sempat masuk, jd ga nyesel deh.

Perjalanan Ams-Gro dipercepat dr jadwal krn ga jd keliling Ams & niat mampir kota2 yg bakal dilewati (perubahan acara mendadak…..). Trus sampe Gro sesuai jadwal, belanja dulu ke supermarket krn ada yg “ngidam” (sebenernya, gw sih yg pengen) stroop wafel & frikandel, nyam3x. Sampe di rm Poppy, udah disiapin mkn malam. Ngobrol ampe dini hari, sambil nunggu hari ultah bu Pop.

Begitu pulang, masuk perbatasan Jerman, senang sekali rasa hatiku….. Home sweet home. Apakah ini tandanya aku udah kerasan disini? Nein (No, Non, Tidak). Tp krn aku memble wkt di rm bu Pop. Lama ga ngomong bhs inggris, skg harus berbicara dg suami bu Pop sang tuan rumah & 1 org teman yg nginap situ jg, dlm bhs Ingr. Mrk tuh org Bld, jd pilihannya ngomong bhs Bld ato Ingr. Mrk kadang ngomong bhs Bld jg krn semua ngerti kecuali aku, hiksssssss. So, tiba di perbatasan membuatku lega krn meski bhs Jermanku msh bolot, dikit2 msh kebayang mrk ngomong apa.

Thanks ya Ron udah ajak aku pergi kesana. Perjalanan yg sangat menyenangkan. Kapan2 main lagi yuk kesana (he3x, membujuk rayu spy diajak jalan2 lagi…..).

  • Pages

  • Archives